Jumat, 12 Agustus 2016

Dongeng GePPuK Ajak Waspadai Kebakaran


KakOki dari Tim GePPuk sedang mendongeng (Dok. Pribadi)

Dini hari yang lalu, Pred menonton pertandingan sepak bola tim Juventus VS Manchester United. Entahlah kompetisi apa, tetapi sudah pasti pertandingan tersebut sangat seru! Pred adalah fans berat Tim MU. Jadi, meskipun sebenarnya amat sangat mengantuk dia tetap memaksakan diri untuk menonton siaran langsung pertandingan tersebut. Bapak, ibu, dan adiknya Joni sudah tidur, jadi Pred sendirian terkantuk-kantuk di depan televisi. Lalu, bagaimana hasil pertandingannya? Tim mana yang menang? Ah, tidak penting lagi! Ternyata, karena terlalu mengantuk, Pred benar-benar jatuh tertidur! 

Pertandingan belum usai dan televisi masih menyala. Sayangnya, sepanjang tidur kaki Pred menendang ke sana kemari. Hingga suatu saat kakinya menendang dan menarik kabel-kabel yang sepertinya berserakan di ruang tersebut hingga terjadilah korsleting. Pred terbangun karena mencium bau hangus dan ruang sekitarnya sudah panas. Ya Tuhan! Ruang TV sudah dipenuhi api, rumahnya terbakar. Sontak Pred terlonjak dan berteriak-teriak. Pada dini hari itu, seluruh rumah dan lingkungan heboh oleh kebakaran di rumah Pred. 

Sirene mobil pemadam kebakaran memecah kesunyian dini hari itu. Pred menangis hebat. Bapak-Ibunya dan Pred berlari ke sana kemari berusaha menyelamatkan barang-barang. Pred berusaha menyelamatkan buku-buku pelajaran, alat tulis, seragam sekolah, sepatu, dsb. Namun sayang sekali, semuanya telah hangus terbakar. Pred menangis sejadi-jadinya menyesali kecerobohannya tersebut. 
Aksi mendongeng Kak Oki dan Kak Jun dari Tim GePPuk (Dok. Pribadi)


Begitulah sebagian dongeng yang diperagakan dengan sangat piawai oleh Kak Oki dan Kak Jun, dua pendongeng dari GePPuK (Gerakan Para Pendongeng untuk Kemanusiaan) dalam #AksiTanggapBencana di Posko Bencana Kebakaran Kampung Lio, Kelurahan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat pada Kamis sore (11/8/16). GePPuK hadir terutama untuk menghibur dan memulihkan kondisi psikologis anak-anak agar mereka tidak kehilangan tawa. Lebih daripada itu Tim GePPuK juga mempunyai misi untuk menyisipkan unsur-unsur edukasi lewat dongeng yang disampaikan.
Lokasi kebakaran di Kampung Lio Depok, pada 9 Agustus 2016


Tak bisa dimungkiri ada nestapa mendalam yang tertinggal dari bencana kebakaran yang melanda Kampung Lio pada 9 Agustus 2016 y.l. Harta benda ludes terbakar tak bersisa. Namun, melalui acara mendongeng GePPuK berharap peristiwa kebakaran yang merenggut sekitar 60 rumah bedeng tersebut masih menyisakan pelajaran berharga bagi anak-anak. Pelajaran tentang kewaspadaan, di antaranya “Waspada Bahaya Kebakaran” akibat korsleting listrik, kompor, ataupun sumber-sumber api lain. Selain tawa riang yang tak putus-putusnya berkat dongeng yang disampaikan secara atraktif, sesekali sekitar 40-an anak tersebut juga tampak manggut-manggut tanda memahami dan sepakat dengan gagasan penting akan kewaspadaan pada bahaya kebakaran. Edukasi lewat dongeng memang diyakini jauh lebih mengena dibandingkan bentuk ceramah yang cenderung membosankan.  
Keceriaan dan ketekunan anak-anak mendengarkan dongeng (Dok. Pribadi)


Acara mendongeng GePPuK selama lebih dari satu jam ini berlangsung amat sangat seru. Sebelum mendongeng, Kak Oki dan Kak Jun membuat anak-anak bersemangat dengan mengajarkan berbagai tepuk dan yel-yel serta mengajak mereka bersenam dengan musik ceria. Lalu dengan boneka-bonekanya, duo pendongeng GePPuK ini membuat anak-anak terpana dan tidak berhenti tertawa sepanjang acara. 

Lewat dongeng anak-anak di lingkungan bencana kebakaran ini pun diajak tetap bersemangat untuk belajar dan meraih prestasi. Mereka juga disadarkan bahwa dalam kesusahan tersebut ternyata banyak saudara dari berbagai penjuru datang untuk mengirimkan bantuan. Jadi selain kewaspadaan, satu lagi pelajaran berharga yang ditanamkan adalah pentingnya saling tolong-menolong dalam kehidupan bermasyarakat.
Senam Penguin ala Kak Jun (Dok. Pribadi)
Biarkan anak-anak tetap ceria (Dok. Pribadi)

Meski bencana menerpa
Biarkan anak-anak tetap ceria
Karena mereka masa depan bangsa
Indonesia tercinta... M_E_R_D_E_K_A!!!


[@dwiklarasari]

Depok, 12 Agustus 2016   

Note:
Liputan ini ditulis dan didedikasikan untuk GePPuk, dimuat dengan judul sama dalam akun saya di blog keroyokan Kompasiana

Tidak ada komentar:

Posting Komentar