Senin, 14 November 2016

Haiku untuk Gereja



Kupandang salib
Sadar besarnya cinta
Yesus Penebus

Di atas salib
Tersenyum, Dia berkata
Akulah Jalan!

Kusangkal diri
Kutrima salib hidup
Kuikut Yesus

Air baptisan
Tlah benamkan diriku
Dalam kasih-Mu

Bertanda salib
Bersenjatakan kasih
Aku katolik

Jiwa bermegah
Karena janji Bapa
Aku anak-Nya

Aku musafir
Tapaki jalan salib
Ke rumah Bapa

Bertelut aku
Berseru memanggil-Mu
Lewat doaku

Kan kuserukan
Nama Yesus Tuhanku
Hingga menua

Aku percaya
Tritunggal Mahakudus
Pribadi Allah

Sajroning lampah
Gusti ing Hyang Roh Suci
Paring pepadhang

Tangan kubuka
Kunanti Kristus hadir
Dalam komuni

Puji dan syukur
Sang Roti Kehidupan
Kenyangkan aku

Karena iman
Kupercaya firman-Mu
Cipta semesta

Ku 'kan bertanding
Pelihara imanku
Karunia Allah

Imanku mati
Saat ku tak peduli
Pada sesama

Imanku hampa
Bila ku hanya diam
Tanpa berbuat

Imanku penuh
Kala perbuatanku
Berbalut kasih

Iman cukuplah
Maharahim Tuhanku
Lenyap dosaku


Bagi-Mu Tuhan
Aku segumpal tanah
Bentuklah aku

Bagi sabda-Mu
Jadikan kami Tuhan
Ladang yang subur

Bila Kau tabur
Benih sabda berbuah
Berlipat ganda

Kau pilih aku
Dalam karya cinta-Mu
Aku tersanjung

Biar kuwartakan
Cinta kasih-Mu Tuhan
Lewat karyaku

Kau trima tugas
Lahirkan Juruslamat
Tanpa bertanya

Ketaatanmu
Fiat voluntas tua
Jadi doaku

Bunda Maria
Ibu Tuhanku Yesus
Kau teladanku

Hingga Golgota
Bunda temani Putra
Teladan setya

Nadyan rekaos
Manah ayem lan tentrem
Yesus panglipur

Pada saatNya
Kuncup bunga 'kan mekar
Warnai hari

Bila waktu-Nya
Segala duka lara
Pasti berlalu

Karna bagi-Nya
Tak ada yang terlambat
Aku percaya

Karna kuasa-Mu
Aku akan berpulang
Laksana debu


Depok, 14 November 2016 

Note: 
Ditulis dalam rangka Proyek 1000 Haiku untuk Gereja KPKDG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar